Bagi siswa SMK (Sekolah Menengah Kejuruan), praktek kerja industri atau yang sering disingkat dengan prakerin tentunya bukan hal yang baru lagi, karena prakerin merupakan program sekolah yang wajib untuk dilakukan oleh setiap siswanya.
Agar lebih optimal dalam menjalani prakerin nantinya, teman – teman siswa perlu mengetahui apa yang menjadi alasan mengapa mereka harus melakukan prakerin. Oleh karena itu, mari kita bahas bersama mengenai alasan tersebut agar nantinya teman – teman dapat lebih fokus dan serius lagi dalam menjalani prakerin.
Berikut alasan mengapa sekolah menjadikan prakerin sebagai program yang wajib dilakukan oleh setiap siswa mereka.
Beberapa Materi Pembelajaran di Sekolah Belum Menggunakan Standar Dunia Kerja
Seperti yang sama – sama kita ketahui, perkembangan dan pembaharuan kurikulum Pendidikan di Indonesia ini tergolong sedikit lamban, sedangkan perkembangan dari dunia kerja itu sangat dinamis dan pesat, dan standar nya pun menjadi terus meningkat.
Jadi, tidak heran jika kurikulum di sekolah terkadang banyak yang belum sesuai ataupun tidak sudah tidak sesuai lagi dengan standar dunia kerja. Sehingga dengan adanya praktek kerja industri, siswa dapat belajar dan mengetahui bagaimana standar dunia kerja saat ini.
Kemampuan Guru yang Mengajar di Sekolah Banyak yang Belum Sesuai Standar Industri
Guru yang mengajar di sekolah kebanyakan tidak memiliki hard skill dan soft skill yang sesuai dengan standar industri. Jadi, bagaimana sekolah akan menghasilkan siswa yang kompeten dan memenuhi standar jika kemampuan guru yang mengajar mereka juga belum memnuhi standar tersebut.
Oleh karena itulah dibutuhkannya prakerin untuk menunjang kekurangan yang dimiliki oleh guru yang mengajar di sekolah dengan bantuan dari pihak yang lebih berpengalaman dan lebih tahu mengenai standar industri.
Kurangnya Sarana dan Prasarana di Sekolah
Sekolah kejuruan adalah sekolah yang mempersiapkan siswa mereka untuk siap kerja setelah lulus dari sekolah tersebut, sehingga di sekolah tersebut tidak hanya diajarkan materi saja, namun juga prakteknya. Tetapi, yang seringkali menjadi kendalanya adalah terbatasnya sarana dan prasarana di sekolah, terutama kuranya fasilitas peralatan praktik dari segi jenis dan jumlah.
Prakerin menjadi salah satu jalan keluar dari keterbatasan sarana dan prasarana tersebut, karena dengan melakukan prakerin, siswa akan belajar menggunakan peralatan yang memang langsung digunakan dalam dunia industri.
Itulah 3 alasan utama mengapa siswa harus melakukan praktek kerja industri. Sebenarnya masih banyak alasan yang lain, jika teman – teman juga ingin mengetahui alasan lainnya, teman – teman dapat membacanya disini.
Untuk mengetahui hal – hal lain mengenai prakerin, teman – teman dapat membacanya pada link berikut ini:https://rencanamu.id/post/panduan-masuk-smk/panduan-persiapan-kerja-untuk-lulusan-smk/panduan-lengkap-praktik-kerja-industri-prakerin-untuk-siswa-smk
Bagi teman – teman yang saat ini sedang mencari tempat untuk melakukan prakerin di tengah masa pandemi Covid-19 yang semakin hari semakin parah ini mungkin akan menemukan sedikit kesulitan. Namun teman – teman tidak perlu khawatir karena teman – teman dapat melakukan prakerin secara remote / online.
Banyak perusahaan yang saat ini menyediakan tempat untuk melakukan prakerin, kerja praktek, magang, dan sejenisnya dengan cara online/WFH/remote. Salah satunya adalah PT. Berbagi Bintang Teknologi (Star Share). Star Share tersebut saat ini membuka program magang, prakerin, internship, dan sejenisnya yang dapat diikuti oleh seluruh siswa dan mahasiswa di Indonesia karena sistem mereka adalah berbasih online/remote.
Sekian penjelasan yang dapat saya sampaikan mengenai alasan mengapa siswa harus melakukan praktek kerja industri. Semoga bermanfaat. Terimakasih.
No comments:
Post a Comment