Teknologi yang makin berkembang pesat dan banyak
perusahaan yang sudah berkembang dapat menggunakan atau mengaplikasikan IPTEK
dengan sesuai kebutuhan. Pemasaran yang memutuhkan stategi yang matang juga dapat
meningkatkan omset perusahaan. Anda ingin mendapatkan penghasilan dengan cara
online? Anda dapat memasarkan produk yang ada diperusahaan.
Dengan
menggunakan konsep CPA (Click Per Action) yaitu metode marketing dimana
pembayarannya akan dilakukan setelah iklan tersebut mendapat respon dari target
publikasinya. Konsep
Click Per Action (CPA) berkaitan dengan affiliate marketing
atau sebuah model bisnis yang sangat menarik bagi banyak orang yang baru saja
mengenal internet marketing. Setelah mendapatkan konsumen untuk membeli
produk dari perusahaan akan memberikan komisi kepada kita yang telah
mengiklankan produk tersebut. Metode ini terbilang
cukup baru. Bahkan, CPA masih sangat awam diketahui masyarakat Indonesia.
Alasannya,
karena usaha ini sangat menarik untuk dilakukan. Bayangkan saja, jika berfokus
pada CPA Anda bisa bekerja dari mana saja dan hanya bermodalkan gadget dan
internet. Penghasilannya pun menggoda siapa saja yang ingin menekuninya. . Tujuan utamanya
adalah mendapatkan sebanyak-banyaknya informasi mengenai data konsumen baru dan
segera melakukan follow up nya. Informasi ini akan sangat berguna untuk
mengembangkan produk yang sedang coba dipromosikan.
Target
konsumen yang dicari merchant biasanya disebut dengan leads.
Perusahaan yang sedang melakukan promosi dan mencari banyak leads,
tidak akan melakukannya sendiri. Biasanya mereka akan mulai menjalin kerjasama
dengan penyedia jasa cost per action (CPA) network, berupa EWA
network, Peerfly, Neverblue, dll. Biasanya orang-orang yang memiliki
ketertarikan dalam bisnis CPA ini diperkenankan bergabung dengan network
tersebut. Spesifikasi yang sebelumnya telah ditentukan oleh pihak merchant,
nantinya akan sangat menentukan network yang digunakan.
Berikut ini 3 kelebihan
CPA dibanding layanan iklan online lainnya:
1. Terukur
Cost per Action (CPA) dikategorikan sebagai layanan
marketing online yang terukur. Selain karena dampak yang dihasilkan lebih besar
daripada CPC (Cost per Click), PPC (Pay Per Click) dan CPM (Cost
per Thousand Impression), juga karena data yang terkumpul mudah untuk di
tindak lanjuti oleh merchant. Di zaman Internet of Things (IoT) seperti
sekarang ini, pertukaran data terutama data target market sebuah merchant
amatlah penting. Virginia Rommety mengatakan bahwa “Banyak keputusan besar
zaman kini akan diambil dari data yang terkumpul dengan cepat dan bukan hanya
sekedar insting belaka”.
2. Memperbesar peluang penjualan
Seperti yang telah dikatakan
sebelumnya, menggunakan metode CPA berarti merchant mendapatkan keuntungan
berupa action dari target market. Action yang dilakukan tentu atas dasar
kesadaran. Hal ini akan membuka peluang penjualan semakin besar. Dari data yang
terkumpul melalui CPA, merchant bisa melakukan approach atau pendekatan kepada leads
untuk menawarkan produk atau jasanya.
3. Efisien
Biaya yang sesuai dengan hasil
adalah efisiensi bagi pengusaha. Besar atau kecil biaya bukan ukuran efisiensi.
Dampak yang dihasilkan setelahnya adalah segalanya. Menggunakan metode CPA
tentu akan mempermudah merchant menghitung efisiensi kerja. Feasibilitas usaha
akan mudah diukur jika dampak yang timbul bisa di hitung.
Di Indonesia sudah ada CPA yang dapat kita gunakan yaitu Restasia.
Restasia merupakan salah satu program yang telah dikembangkan oleh Star Share untuk
penerapan CPA. Star share ingin
mengajak anda para blogger, pemilik website, dan influencer lainnya untuk
bergabung bersama kita yaitu click per action Restasia.
Segera bergabung dengan RESTASIA maka
akan mendapatkan komisi yang banyak.

No comments:
Post a Comment